Cari Blog Ini

Kamis, 12 Agustus 2010

Program Kreativitas Mahasiswa

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu
bentuk upaya yang ditempuh oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas
peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi
anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau
profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan
meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta
memperkaya budaya nasional. Program Kreativitas Mahasiswa
dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah
dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti.
Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan
ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas
Mahasiswa.

Program Kreativitas Mahasiswa dikembangkan untuk
mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan
inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan
yang baik. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang
cendekiawan, wirausahawan, mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang
untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap
tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan
kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang
ditekuni.
Ada lima jenis kegiatan yang ditawarkan dalam Program
Kreativitas Mahasiswa, yaitu empat jenis PKM yang merupakan program
kegiatan fisik yang diusulkan untuk dibiayai dan satu jenis PKM yang
merupakan program kegiatan penulisan ilmiah dalam bentuk pengajuan
artikel ilmiah hasil karya mahasiswa yang diusulkan untuk mendapatkan
hadiah atau insentif. Keempat jenis PKM yang pertama meliputi PKM
Penelitian (PKMP), PKM Penerapan Teknologi (PKMT), PKM
Kewirausahaan (PKMK), dan PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM).
Jenis PKM yang kelima adalah PKM Penulisan Ilmiah (PKMI).

Perbedaan kelima jenis kegiatan PKM menimbulkan konsekuansi
teknis pelaksanaan yang berlainan. Berikut adalah karakteristik dari
masing-masing PKM:

• PKM Penelitian (PKMP) merupakan kreativitas yang inovatif dalam
menemukan hasil karya melalui penelitian pada bidang profesi
masing-masing. Kreativitas penemuan gagasan, ketepatan metode

penelitian dan sumbangan berupa informasi bagi kemajuan ilmu
pengetahuan merupakan pertimbangan utama.

• PKM Penerapan Teknologi (PKMT) merupakan kreativitas yang
inovatif dalam menciptakan suatu karya teknologi (prototipe, model,
peralatan, proses) yang dibutuhkan oleh suatu kelompok masyarakat
(kelompok tani, industri kecil, pengusaha/pedagang kecil, koperasi
atau kelompok produktif lain) yang akan dijadikan mitra kerja. PKMT
mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra, karena produk
PKMT merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan mitra.
Dasar teknologi yang akan diterapkan sudah tersedia, bukan dicari
melalui penelitian dalam program ini. Namun demikian untuk
penyesuaian bisa dilakukan kalibrasi dan uji coba seperlunya dalam
rangka adaptasi.

• PKM Kewirausahaan (PKMK) merupakan kreativitas penciptaan
ketrampilan berwirausaha dan berorientasi pada profit, umumnya
didahului oleh survai pasar, karena relevansinya yang tinggi terhadap
terbukanya peluang perolehan profit bagi mahasiswa. Perlu
ditegaskan di sini bahwa penciptaan ketrampilan berusaha yang
dimaksud adalah untuk mahasiswa pengusul PKMK, begitu juga
pelaku aktivitas usaha/bisnis yang didanai dalam PKMK adalah
kelompok mahasiswa pengusul PKMK. Kelompok mahasiswa
pengusul sebagai wirausahawan baru bisa menjalin kerjasama
dengan kelompok masyarakat produktif, namun dana PKMK tidak
dimaksudkan untuk membantu peningkatan ekonomi kelompok
masyarakat tertentu. Dalam PKMK sama sekali tidak diijinkan
dilakukannya penelitian/percobaan untuk mencari temuan.

• PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) merupakan kreativitas
yang inovatif dalam melaksanakan program membantu masyarakat,
yaitu program yang mampu memberikan peningkatan kecerdasan,
keterampilan, dan pengetahuan masyarakat seperti penataan dan
perbaikan lingkungan, pelatihan keterampilan kelompok masyarakat,
pengembangan kelembagaan masyarakat, penciptaan karya seni dan
olah raga, dll. PKMM menuntut ditetapkannya masyarakat sasaran
strategis dan persoalannya sebelum menyusun proposal.
Pengetahuan atau teknologi yang akan digunakan dalam kegiatan
pengabdian dalam PKMM sudah harus dikenal dan dikuasai. Tidak
boleh ada kegiatan penelitian dalam PKMM.

• PKM Penulisan Ilmiah (PKMI) merupakan kegiatan penulisan ilmiah
dari suatu hasil karya mahasiswa dalam pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat (praktek lapang, KKN, PKM,
magang, dll). Usulan PKMI berupa artikel ilmiah yang siap cetak dan
tulisan yang dibuat berasal dari hasil karya mahasiswa peserta yang
telah selesai dilaksanakan.